Tampilkan postingan dengan label past. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label past. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 April 2012

Kamis, 01 Maret 2012

Akhir

Dan benar semuanya berakhir..
Seakan perjalanan selama 180 hari ini tidak ada yang tersisa. Entah untuk perjalanan 4 jam dan perjalanan gila melewati realita.Semuanya tidak bersisa.


Akhirnya kata itu keluar dari mulutmu 
Kamu bilang hanya ingin berteman..
Aku bilang, jika ujungnya hanya seperti ini lebih baik kamu akhiri dari awal.
Lalu katamu, kalau kamu bisa lihat masa depan tidak akan begini.


Lucu..dari awal kamu mengenalku kamu harusnya sudah bisa melihat masa depan seperti apa yang akan didapatkan, tapi sekarang mungkin saat kamu sudah bosan, kamu malah berlindung dibalik alasan itu.


Aku kira aku akan menangis, tapi ternyata tidak. Karena kamu tidak layak untuk air mataku. Aku terluka,bukan karena keputusanmu untuk mengakhiri semuanya, tetapi karena aku pernah menitipkan perasaanku di kamu, seseorang yang salah. Orang yang aku kira tulus menyayangiku, orang yang aku kira dapat terus bersamaku walaupun aku tahu dia tidak berjuang untukku.




Kamu orang yang pernah meninggalkan jejak di hatiku dan sampai kapanpun jejak itu tidak akan pernah hilang. Aku tidak membencimu, tapi saat ini aku belum mampu untuk menjadi "teman" mu. Entah sampai kapan..Karena kamu membuat luka, membiarkan luka itu terus berdarah, memang suatu saat luka itu akan sembuh, dari luar akan tampak mengering, tetapi dalamnya tetap basah karena tidak diobati.


Aku tidak membencimu, hanya aku tidak ingin melihatmu di depanku karena rasa nya masih terasa. jadi biarkan aku menikmati rasa sakit ini sampai aku terbiasa dan menjadi kebal.


Bagaimanapun aku ingin berterima kasih untukmu..
Terima kasih karena hadir di hidupku
Terima kasih karena pernah menyayangiku
Terima kasih karena 180 hari ini kamu sudah bertahan untukku
Terima kasih telah menemani perjalanan-perjalanan luar biasa
Terima kasih karena telah meninggalkanku
Terima kasih karena telah menyakitiku


Mungkin suatu saat kita bisa bercanda, bercerita tentang apa saja, tertawa terbahak-bahak, melakukan perjalanan berdua tanpa genggaman tangan dan pelukan hangat, menertawai kebodohan yang pernah kita lakukan atau menangis bersama. Sesuatu yang tidak pernah kita lakukan saat masih bersama.Ya mungkin..mungkin bisa, mungkin tidak.

Kamis, 02 Februari 2012

Goodbye

Belakangan ini aku nyaris kehilangan mood ku untuk bercerita tentang kamu. Aku seperti kehabisan kata untuk dituliskan disini. Sama seperti kamu , yang semakin lama semakin hilang. Bukan kamu nya yang hilang, tapi hati kamu.


Pelan-pelan aku mencoba untuk tidak lagi mengharapkan mu. Mencoba meletakkan hatiku dititik terendah karena jika sewaktu-waktu kamu hilang, aku sudah siap.Seratus delapan puluh hari kita bersama, melewati banyak hal yang menurutku perlu kerelaan dan pengorbanan untuk melewatinya. 


Kamu memang tidak hilang, tetapi pesan-pesan di setiap hari itu semakin hari hanya menjadi formalitas. Kamu tidak tahu tentang hari-hari ku dan begitupun sebaliknya. Bukankah idealnya dua orang yang mengaku saling menyayangi selalu ingin tahu bagaimana hari-hari orang yang disayangi.

Ya kita memang berubah. Kamu berubah dan aku berubah. Tapi satu pun dari kita tidak ada yang mampu atau mau mengakhiri.Mau tidak mau ini harus berakhir dan aku memilih untuk meninggalkanmu.Aku butuh seseorang yang bisa memperjuangkan aku , bukan orang yang hanya diam di tempat dan tidak tahu apa artinya aku di hidupnya.


Lucu memang, kita dekat, sangat dekat tetapi kamu sendiri tidak tahu apa artinya aku buat kamu.


Selamat tinggal kamu..


Love,
Mey

Rabu, 25 Januari 2012

(FF) ini bukan judul terakhir

Untukku hidup adalah selembar kertas kosong, dimana kita yang memilih judul dan apa yang ingin kita tuliskan di dalamnya, menjadi cerita di setiap alurnya.

Seperti aku memilih untuk membuatmu ada di dalam kertas kosong itu. Bertemu dan jatuh cinta denganmu. Tetapi sayang semalam kertas kosong itu ada bekas air mataku. Karena kamu, orang terdekatku, seseorang yang bilang menyayangiku, melakukan hal yang membuatku kecewa.

"Aku ama Jim mau pijet plus-plus nih " kata kamu dengan entengnya

Aku memang bukan manusia yang super suci, tapi kata-kata itu keluar dari mulut kamu, seseorang yang saat ini dekat denganku, yang mengaku punya perasaan yang sama. Aku kecewa sama kamu,sangat. Merasa kamu sangat tidak menghargai perasaanku terutama merasa tidak dihargai sebagai wanita. 

Tapi aku lebih kecewa dengan diriku sendiri, jatuh cinta dengan orang yang " cuma segitu" doang moral nya.

Maaf, aku harus bilang kamu palsu.Imitasi

***
Kertas kosong itu pernah ada nama kamu. Aku memilih tidak menghapusnya. Biarkan dia disana, bukankah tulisan yang disimpan lama dapat menjadi pudar tinta nya. Agar aku ingat jika setiap kali aku mengingatmu, aku tahu  kamu bukanlah orang yang layak untuk aku kenang.

Perjalanan hidupku akan terus berjalan, tanpamu. Dan ini bukan judul terakhir di hidupku. Akan banyak judul-judul lainnya yang akan menyenangkan atau mungkin dapat lebih menyedihkan, tapi satu hal yang pasti tidak akan pernah ada lagi kamu disana.


Hai kamu, apa kamu pernah berpikir, seseorang yang kamu bayar untuk melayani kamu itu seorang Ibu yang bercerai dari suaminya dan sedang berjuang untuk memberi nafkah anaknya , seorang istri yang sedang menopang keuangan keluarganya karena suaminya sakit dan tidak bisa bekerja lagi atau seorang wanita yang pernah jadi korban perkosaan.

*****
Tolong kamu catat, aku seorang anak brokenhome yang hanya dibesarkan oleh seorang Ibu luar biasa. 




Rabu, 14 Desember 2011

Kamu. Lagi.

Al,

Hari ini dari pagi aku bangun nggak tau kenapa aku kepikiran kamu. Cerita cinta kita 12 tahun yang lalu memang sudah selesai tapi aku masih merasa kamu ada disampingku terus.

Hari ini aku sengaja memilih memakai parfum kesukaan kamu, CK One. Teman-temanku selalu menanyakan kenapa aku suka sekali dengan parfum itu. Ya Al, karena ini wangimu, wangi yang selalu aku cium waktu kamu memelukku. Wangi yang menemaniku 12 tahun yang lalu. Dan sampai hari ini setiap aku mencium wangi itu, aku cuma ingat kamu.

Hidup mungkin sedang mempermainkan kita. Kita bertemu, berpisah, lalu bertemu dengan keadaan yang berbeda dan berpisah lagi. Bukankah hidup memang begitu Al. Aku akan menunggu. Dan dalam jeda waktu menunggumu, aku sudah belajar banyak tentang menghargai sebuah hati.

Kadang aku bingung, kenapa aku bisa mencintaimu selama 12 tahun dan aku sampai hari ini tetap mencintaimu dan aku rasa di tahun-tahun mendatang akan selalu begitu.

Al, banyak orang yang datang dan pergi di hidupku tapi selalu akhirnya di kamu.

dan

Aku pernah bilang, mencintai kamu itu sederhana dan Al, mencintai kamu itu bahagia.

* Untuk seorang lelaki yang begitu luar biasa, kadang aku malah merasa kamu itu guardian angel aku : ) *

Jumat, 18 November 2011

Tak Kan Terganti

Indikator YM di komputerku kedap kedip, menandakan ada seseorang yang mengirim message.
Dan mataku hampir nggak berkedip melihat ID panggilan tersebut


Cinta 12 tahun ku..


" Mey, pin bb lo berapa? hilang kemarin..
" 1*****  "
" Gimana kabar nya Mey? "
" Baik. Lo gimana? "
" Baik juga "


dst.....


Dan saya masih deg-deg an ngobrol sama dia, walaupun cuma melalui sebuah teknologi yang bernama YM.


Dia, laki-laki yang luar biasa. Dan saya belum pernah menemukan itu di lelaki mana pun yang saya kenal. Setidaknya sampai saat ini.


Dan


Dia akan tetap disini. Tersimpan dengan sangat baik . 
Di sebuah tempat yang bernama hati... 

Jumat, 04 November 2011

KAMU

Semalam saya menemukan 2 CD lagu dari mantan saya yg terakhir dan memaksa saya untuk flashback dengan semua hal yang pernah saya lewatkan dengannya.

Perjalanan panjang dengan lelaki ini beberapa tahun lalu.Saya mencintai lelaki ini. Sangat. Dan dalam wkt 1,5 bulan dia bilang setengah hati sama saya. Saya masih berusaha untuk mengembalikan perasaanya yg setengah lagi itu.

Sampai saya lelah dan memutuskan untuk berhenti mengejar ketidakpastian. Dan disaat saya memutuskan berhenti , dia meminta saya kembali.

Tapi saya mempertanyakan, kenapa? saat saya sudah memutuskan untuk berhenti dan sedang berusaha untuk melupakan dia dan belajar mencintai orang lain..

Saya kenal dia dengan sangat baik, saya tahu mungkin dia akan sangat terjatuh dan tidak mudah untuk bangkit kembali. Mungkin kedengerannya jahat, tapi saya sudah membuat keputusan . Dan sebenarnya alasan utamanya karena saya takut. Takut seandainya saya kembali dengan dia, dia akan setengah hati lagi dan saya sangat nggak siap kalau itu terjadi lagi. Saya nggak siap kehilangan kamu lagi.

Dan semalam aku baca kembali surat terakhir yang kamu taruh di bawah pintu kamar aku..

Kamu masih ingat, aku suka sekali keliling sama kamu di tol tanpa tujuan sambil dengerin lagu mellow jadul dan ngobrol ngalor ngidul ..hehehhe.

Kamu masih ingat aku suka sekali kopi, terutama di Bakoel Coffee

Kamu masih ingat aku pengen banget ngajak kamu ke Gumati di Bogor,tp kamu nggak pernah mau dan kamu sedih karena aku pegi kesana bukan sama kamu. Maaf : (

Kamu juga bilang aku orang nya keras, kalo kamu juga ikut keras bisa perang dunia dan kamu bilang, ngomong sama aku nggak pernah menang.Dan kamu selalu memlilih mengalah.

Kamu masih ingat semua tentang aku, apa yang aku suka dan apa yang bisa bikin aku bete.

Dan aku masih ingat khawatirnya kamu waktu kamu tau aku sakit, masih teringat jelas juga air mata kamu karena ngeliat aku nggak sanggup untuk bangun dan kamu meluk aku,kenceng banget.

Aku juga masih ingat marah nya kamu waktu aku nggak makan, karena kamu takut aku sakit. Kamu ga pernah marah, tapi hanya gara-gara aku ga makan kamu marah besar. Aku terharu..

Tanpa kamu bilang, aku tau dari semua yang kamu lakukan ke aku karena kamu begitu peduli sama aku.
Ini yang aku bilang , kalo kamu beneran sayang sama seseorang, kamu pasti bakalan inget dia dan ga bakal bisa berhenti untuk ga peduli sama dia.

Aku masih inget kamu nggak pernah keberatan aku keluar dengan teman-teman lelaki aku bahkan mantan aku, kadang ini aku lakukan cuma pengen liat kamu cemburu.But it doesn’t work. Kamu nggak cemburu.

Aku masih inget kamu suka sekali nonton, kayanya bisa tiap minggu kita nonton.hehehehe.


Aku inget waktu valentine dan kamu sakit, kamu masih bela-belain ngajak aku beli hadiah buat valentine. Walaupun hadiah itu aku yang pilih sendiri, aku nggak peduli. Bukan hadiah nya yang penting buat aku, tapi perjuangan kamu. Kamu yang ga peduli diri kamu sakit, cuma untuk nyenengin hati aku.

Aku juga ingat kamu bukan orang yang mengubar kata-kata sayang,jarang bgt kamu bilang sayang di depan aku. Tapi aku tau kamu sayang sama aku.


Dan yang terakhir, waktu aku uda janji sama kamu. Tapi aku malah pergi. Kamu nungguin aku dari siang sampe malam. Aku boongin kamu, aku kecewain kamu. Tapi waktu kamu ketemu aku, kamu nggak marah sama sekali sama aku.

Dan setelah beberapa tahun lewat , kita ketemu. Disaat kamu sedang mempersiapkan pernikahan kamu dan aku jg sama.

Kamu ingat waktu itu aku pernah batalin janji sama kamu,kamu bilang kalo waktu itu aku dateng, kamu siap ninggalin semuanya.Tapi aku nggak dateng, karena aku takut kalo ketemu kamu lagi, aku nggak bisa lepasin kamu.Karena hati aku masih di kamu.

Aku percaya kamu akan lakuin itu. Karena kamu orang yang kalo kamu sayang sama orang itu, kamu akan selalu sayang.

Dan kamu tau, sampai aku nulis ini ternyata aku masih ingat semuanya dan air mata aku ga berhenti. Aku kangen kamu.

Note : surat kamu terakhir yang kamu selipkan di pintu kamar aku, masih aku simpan.Kalo kangen sama kamu, aku tinggal baca dan bikin aku ngerasa disayang bgt sama kamu.Ternyata banyak yang kamu nggak ceritain ke aku..Kalau ada kesempatan, aku sekarang yang pengen ngopi bareng kamu.


Kamu mungkin bingung, aku bilang masih sayang sama kamu, pengen sama-sama kamu tapi aku nggak balik sama kamu. Itu karena aku takut kehilangan kamu lagi.Itu jawabannya. Jawaban yang mungkin nggak pernah kamu tau sampai hari ini. 
Bulan-bulan setelah itu aku lalui dengan sulit, aku terlalu tergantung sama kamu. 

Love,
Mey