Selasa, 24 April 2012

Tidak lagi

Jangan datang dan melakukan hal sekecil apapun untuk mengganggu hatiku
Ini melelahkan, aku sungguh tidak ingin terjebak lagi dalam permainan-permainan kosong tanpa akhir
Aku sudah belajar untuk melepaskan, tolong jangan menarik ku kembali

Aku berbicara denganmu tidak berarti aku masih mengharapkan mu
Aku menerima pemberianmu tidak berarti aku masih memikirkanmu

Aku hanya belajar untuk mencoba berdamai dengan diri sendiri dan memaafkanmu, walaupun sekalipun kata maaf tidak pernah terucap darimu

Aku pernah memberimu kesempatan, tapi kamu yang memilih melepasku.

Dan buatku..itu titik akhir kamu masuk dalam hidupku.

Kita hanya kenangan dan akan selalu begitu.




Love,
M

Kamis, 19 April 2012

Tentang keinginan

Saya ingin berguna bagi orang lain..


Ya entah kenapa kenangan akan hal-hal yang dulu pengen saya lakukan, tiba-tiba muncul lagi di pikiran saya.


Dulu jamannya saya masih SMA, saya punya sahabat baik namanya Marlon Adirangga, dia Atlet basket nasional mungkin ada beberapa dari kalian yang sudah tahu tentang dia.


Kami berdua punya keinginan yang sama, simple..ingin berguna buat orang lain.


Salah satu nya adalah mengajar anak-anak jalanan agar mereka tidak putus sekolah begitu saja. Agar mereka selalu punya mimpi dan membuatnya jadi kenyataan.


Marlon sendiri akhirnya membuat suatu hal yang menurut saya luar biasa. Dia memutuskan untuk tidak lagi menjadi atlet basket dan memilih untuk menjadi guru olahraga.
Buat saya, dia sudah mewujudkan keinginannya, bukankah menjadi guru itu berguna bagi orang lain. Sedangkan saya, saya memilih untuk mengajar anak-anak di kolong jembatan.


Dan saya masih punya keinginan lain yaitu mendonorkan mata saya. Setidaknya saya masih bisa berguna bagi orang lain walaupun saya tidak ada di dunia lagi, saya ingin memberikan kesempatan buat orang lain mengejar mimpi nya.
Sewaktu saya melontarkan pembahasan ini ,saya banyak mendapat respon dari orang-orang. Ada yang bilang cuma pengen cari sensasi, ada yang bilang kalau meninggal masa bagian tubuh nya nggak utuh, dll.

Hahaha saya cuma berpikir, kalau dibilang cari sensasi memangnya saya siapa? public figure? saya nggak butuh popularitas, saya nggak butuh orang untuk kagum dengan saya.Saya hanya melakukan apa yang saya ingin lakukan.

Dan mengenai komentar meninggal tidak utuh, bukankah setelah meninggal semua yang ada di kita akan hilang dan menyatu dengan tanah.

Komentar-komentar itu bukan alasan untuk membuat saya berhenti untuk mewujudkan keinginan saya.

Keinginan itu ada untuk menjadi nyata, bukan hanya sebatas mimpi.

Have a nice Tuesday

Mey




Senin, 16 April 2012

Kalau cinta

" Dia uda punya cowok,Mey. She 's still on love with someone for the last 4 fuckin' years. Where does that put me? "

Kalimat diatas itu curhatannya temen baik gue dan gue jawab :

Yah kalau lo cinta banget ama itu cewek dan lo cuma bisa diem di tempat tanpa mau melakukan apa-apa, lebih baik lo matiin perasaan lo sebelum semuanya terlanjur " dalam"

Tapi kalau gue, gue memilih untuk fight. Coba apa yang bisa lo dapetin kalau cuma diem dan nunggu.
Hidup ini terlalu banyak kejutan di setiap belokannya. Terlalu indah buat lo biarinin aja. Selalu ada kemungkinan di dalam ketidakmungkinan.

Gue nggak pernah bilang jatuh hati sama seseorang yang udah punya pasangan itu salah, banyak kok,  banyak bgt malah yang mengalami hal seperti itu. Karena ini hati, bukan tombol yang bisa di on-off semau kita.

Sejauh apapun lo mencoba, semakin lo nggak bisa menghindar. Sepintar apapun lo menyembunyikannya, suatu saat lo akan cape dan memilih agar semua orang tahu.

Kenapa lo dipilih untuk dipertemukan sekarang, saat dia udah punya pasangan,kenapa nggak saat masi sendiri? pasti ada alasannya.
Selalu ada alasan untuk semua hal yang terjadi dan apapun itu hasilnya, itu pasti yang terbaik dan memang harus terjadi. Jangan pernah menyerah sebelum berjuang.

Percayalah,menahan perasaan itu sangat-sangat tidak enak dan melelahkan. Jangan membuang waktu yang ada untuk berkutat dengan pikiran lo sendiri.


Cheers,
Mey




Rabu, 11 April 2012

Kamis, 08 Maret 2012

Melepaskanmu

Aku kira kehilangan mu adalah segalanya dan akan membuat dunia ku hilang separuh.
Tapi ternyata, kehilanganmu tetap membuatku bahagia dan tidak membuat dunia ku hilang separuh, aku malah menemukan dunia lainnya.

Aku tidak menyesal melepaskanmu, aku harus  berterima kasih karena telah dilepaskan kamu.
Aku sungguh berterima kasih dilepaskan olehmu.

Ahh aku tidak menyangka, ternyata melepaskanmu bisa membuatku selega dan sebahagia ini.

Thanks for being part of my life. I'm wishing you will find your happiness..
Good bye.Sayonara : )

Kamis, 01 Maret 2012

Akhir

Dan benar semuanya berakhir..
Seakan perjalanan selama 180 hari ini tidak ada yang tersisa. Entah untuk perjalanan 4 jam dan perjalanan gila melewati realita.Semuanya tidak bersisa.


Akhirnya kata itu keluar dari mulutmu 
Kamu bilang hanya ingin berteman..
Aku bilang, jika ujungnya hanya seperti ini lebih baik kamu akhiri dari awal.
Lalu katamu, kalau kamu bisa lihat masa depan tidak akan begini.


Lucu..dari awal kamu mengenalku kamu harusnya sudah bisa melihat masa depan seperti apa yang akan didapatkan, tapi sekarang mungkin saat kamu sudah bosan, kamu malah berlindung dibalik alasan itu.


Aku kira aku akan menangis, tapi ternyata tidak. Karena kamu tidak layak untuk air mataku. Aku terluka,bukan karena keputusanmu untuk mengakhiri semuanya, tetapi karena aku pernah menitipkan perasaanku di kamu, seseorang yang salah. Orang yang aku kira tulus menyayangiku, orang yang aku kira dapat terus bersamaku walaupun aku tahu dia tidak berjuang untukku.




Kamu orang yang pernah meninggalkan jejak di hatiku dan sampai kapanpun jejak itu tidak akan pernah hilang. Aku tidak membencimu, tapi saat ini aku belum mampu untuk menjadi "teman" mu. Entah sampai kapan..Karena kamu membuat luka, membiarkan luka itu terus berdarah, memang suatu saat luka itu akan sembuh, dari luar akan tampak mengering, tetapi dalamnya tetap basah karena tidak diobati.


Aku tidak membencimu, hanya aku tidak ingin melihatmu di depanku karena rasa nya masih terasa. jadi biarkan aku menikmati rasa sakit ini sampai aku terbiasa dan menjadi kebal.


Bagaimanapun aku ingin berterima kasih untukmu..
Terima kasih karena hadir di hidupku
Terima kasih karena pernah menyayangiku
Terima kasih karena 180 hari ini kamu sudah bertahan untukku
Terima kasih telah menemani perjalanan-perjalanan luar biasa
Terima kasih karena telah meninggalkanku
Terima kasih karena telah menyakitiku


Mungkin suatu saat kita bisa bercanda, bercerita tentang apa saja, tertawa terbahak-bahak, melakukan perjalanan berdua tanpa genggaman tangan dan pelukan hangat, menertawai kebodohan yang pernah kita lakukan atau menangis bersama. Sesuatu yang tidak pernah kita lakukan saat masih bersama.Ya mungkin..mungkin bisa, mungkin tidak.

Jumat, 24 Februari 2012

permen karet

Jangan pernah memperlakukan orang yang dulu kamu sayang seperti permen karet, yang kalo manisnya hilang, langsung kamu buang.It's really bad!

Aku selama 180 hari ini melakukan kesalahan yang sangat fatal.Menaruh hati ku di kamu,kamu memperlakukan aku seperti seolah-olah kamu sungguh menyayangiku dan sekarang kamu membuat ku seperti permen karet.

Aku kecewa,dengan kamu dan diriku sendiri. Porsi kecewa dengan diriku sendiri lebih besar dari kecewa ku kepadamu. Aku kecewa karena kali ini aku jatuh cinta dengan orang yang sangat-sangat salah.Orang yang aku kira bisa menghargai perasaanku, tapi ternyata menjadi orang yang tidak ingin aku lihat dan dengar namanya lagi.

Aku tidak akan men-delete mu dari daftar bbm ku. Aku men-delete mu dari pikiran dan hati ku.

Aku benar-benar tidak ingin mengingat setiap hal tentang kamu. Silakan kamu bilang aku childish.Tapi maaf, aku bukan pengecut. Bukan orang yang lari meninggalkan masalah.

Bukan orang yang membuang seseorang dan mudah berubah.untuk masalah hati ku pun kamu bilang tidak ada waktu,sibuk.Kamu sibuk atau mau menghindar?Sudahlah sudah tidak penting apa alasanmu. Buatku kamu minus.

Harusnya memang lebih awal aku mengakuinya..

You not worthy for me.